Pengamatan Pelaksanaan Pembelajaran Sains di Yayasan
TK AL-KAMAL
Masyunita
siregar
Nona
Ira Rizky
Windi
Nurika
ABSTRAK
Keberhasilan
pembelajaran sains yang dilakukan di sekolah atau lembaga Pendidikan Anak Usia
Dini tergantung oleh guru yang notabene sebagai perancang dan fasilitator. Jika
guru tidak memunculkan sikap sains kepada anak maka anak tidak akan mengetahui
apapun tentang sains tersebut. Tolak ukur untuk melihat keberhasilan
pembelajaran sains di PAUD/TK dapat diidentifikasi dari hakikat sains yang
muncul dari pembelajaran sains tersebut.Pengamatan ini bertujuan melihat
pembelajaran sains secara langsung, dan melihat penerapan hakikat sains di
lapangan terutama proses dan sikap sains. Observasi ini dilakukan dengan cara
pengamatan secara langsung di TK AL-KAMAL dan juga melalui wawancara dengan
guru dan murid di kelas A TK AL-KAMAL. Wawancara yang dilakukan adalah dengan
cara wawancara terbuka, yaitu wawancara atau perbincangan berlangung tanpa ada
daftar pertanyaan yang disiapkan terlebih dahulu. Setelah melakukan observasi
ini, kami memperoleh hasil tentang pembelajaran sains yang dilakukan di
TK-AL-KAMAl. Pembelajaran sains dilakukan dengan perencanaan yang matang, salah satu buktinya adalah penyediaan waktu
atau hari khusus yaitu hari sabtu untuk kegiatan eksperimen. Alasanya adalah
agar kegiatan eksperimen yang dilakukan bisa dengan maksimal dan pembelajaran
lainnya tidak terganggu dengan kegiatan eksperimen. Saat pembelajaran sains
berlangsung, terlihat perencanaan yang begitu matang dari guru.Pengelolaan
kelas yaitu bervariasi kategori klasikal saat di dalam kelas dan kelompok saat
di luar kelas. Seluruh kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan mendorong anak
untuk memilki keterampilan proses sains dan
memiliki sikap saintis yaitu tidak mudah putus asa dengan eksperimen yang tidak
berlangsung mulus pada percobaan pertama, serta sikap saintis lainnya. Diakhir
pembelajaran guru memberi penegasan terhadap anak murinya tentang penyebab
telur bisa terapung.
kata kunci : kegiatan
eksperimen, telur terapung.