Sabtu, 05 September 2015

PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF, BAHASA DAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI



PENGARUH BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF, BAHASA DAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Windi Nurika
NIM: 1141113038

ABSTRAK

Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang mengalami fase fundamental dimana dibutuhkan rangsangan yang tepat untuk kehidupan dimasa yang akan datang salah satunya melalui  pembelajaran yang bermakna yakni bermain. Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan tanpa ada tujuan tertentu serta semata-mata untuk kesenangan. Melalui bermain anak akan mudah untuk belajar karena ia melakukan dengan senang hati dan tentunya tidak membosankan salah satunya dengan bermain peran, anak akan mudah untuk mengekplorasi dan berekpresi terhadap dirinya dan perasaannya karena bermain bagi anak adalah hal yang menyenangkan sehingga ia akan mudah untuk belajar dan mengembangkan aspek kognitif, bahasa maupun sosemnya. Hal ini tidak terlepas dari peran guru dan peran orang tua untuk memfasilitasinya sehingga perkembangannya pun semakin optimal.

kata kunci : bermain peran, aspek perkembangan, anak usia dini.

Sabtu, 25 April 2015

Artikel Sains Anak Usia Dini


Pengamatan Pelaksanaan Pembelajaran Sains di Yayasan TK AL-KAMAL
Masyunita siregar
Nona Ira Rizky
Windi Nurika

ABSTRAK
Keberhasilan pembelajaran sains yang dilakukan di sekolah atau lembaga Pendidikan Anak Usia Dini tergantung oleh guru yang notabene sebagai perancang dan fasilitator. Jika guru tidak memunculkan sikap sains kepada anak maka anak tidak akan mengetahui apapun tentang sains tersebut. Tolak ukur untuk melihat keberhasilan pembelajaran sains di PAUD/TK dapat diidentifikasi dari hakikat sains yang muncul dari pembelajaran sains tersebut.Pengamatan ini bertujuan melihat pembelajaran sains secara langsung, dan melihat penerapan hakikat sains di lapangan terutama proses dan sikap sains. Observasi ini dilakukan dengan cara pengamatan secara langsung di TK AL-KAMAL dan juga melalui wawancara dengan guru dan murid di kelas A TK AL-KAMAL. Wawancara yang dilakukan adalah dengan cara wawancara terbuka, yaitu wawancara atau perbincangan berlangung tanpa ada daftar pertanyaan yang disiapkan terlebih dahulu. Setelah melakukan observasi ini, kami memperoleh hasil tentang pembelajaran sains yang dilakukan di TK-AL-KAMAl. Pembelajaran sains dilakukan dengan perencanaan yang matang,  salah satu buktinya adalah penyediaan waktu atau hari khusus yaitu hari sabtu untuk kegiatan eksperimen. Alasanya adalah agar kegiatan eksperimen yang dilakukan bisa dengan maksimal dan pembelajaran lainnya tidak terganggu dengan kegiatan eksperimen. Saat pembelajaran sains berlangsung, terlihat perencanaan yang begitu matang dari guru.Pengelolaan kelas yaitu bervariasi kategori klasikal saat di dalam kelas dan kelompok saat di luar kelas. Seluruh kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan mendorong anak untuk memilki keterampilan  proses sains dan memiliki sikap saintis yaitu tidak mudah putus asa dengan eksperimen yang tidak berlangsung mulus pada percobaan pertama, serta sikap saintis lainnya. Diakhir pembelajaran guru memberi penegasan terhadap anak murinya tentang penyebab telur bisa terapung.
kata kunci : kegiatan eksperimen, telur terapung.